6 Alasan Mobil Listrik Akan “Membunuh” Mobil Bensin

Mobil Listrik Tesla Terbaru

Perkembangan mobil listrik semakin canggih dan penjualannya semakin meningkat setiap tahun. Saat ini ada lebih dari 6 juta mobil listrik yang beredar di seluruh dunia. Cina adalah negara dengan pengguna mobil listrik terbanyak di dunia dengan jumlah lebih dari 3 juta unit, disusul dengan Eropa dan Amerika. Kehadiran mobil listrik semakin mengancam keberadaan mobil bensin karena mobil listrik memiliki bamyak kelebihan jika dibandingkan dengan mobil bensin. Cepat atau lambat Industri mobil bensin akan berakhir. Berikut adalah 6 alasan kenapa mobil listrik akan ”membunuh” mobil bensin :


Penjualan Mobil Listrik Terus Meningkat

Data statistik menunjukkan bahwa penjualan mobil listrik meningkat 10 kali lipat selama 10 tahun terakhir. Dan semakin meningkat setiap tahun. Negara dengan penjualan mobil listrik terbesar adalah Cina, Eropa dan Amerika. Sedangkan negara dengan persentase mobil listrik terbesar adalah Norwegia , yaitu lebih dari 50% penjualan mobil baru di sana adalah mobil listrik. Berikut adalah grafik penjualan mobil listrik dalam 10 tahun terakhir.

Harga Baterai Mobil Listrik Semakin murah

Baterai adalah komponen mobil listrik yang paling mahal. Naik turunnya harga mobil listrik ditentukan oleh harga baterai. Jika harga baterai semakin murah, otomatis harga mobil listrik juga akan semakin turun.
Harga baterai Lithium-ion untuk mobil listrik pada tahun 2010 adalah sekitar US $1000/KWH, sedangkan di tahun 2017 sekitar US $ 200/KWH. Di Tahun 2019 harganya sekitar US$ 125/KWH. Harga baterai yang ideal adalah US $ 100/Kwh, yaitu angka yang akan membuat harga jual mobil listrik setara dengan harga mobil bensin.
Diperkirakan harga baterai di tahun 2020 bisa mencapai $100/KWH , Hal ini sudah di informasikan oleh produsen mobil Tesla, dimana mereka bekerja sama dengan perusahaan baterai CATL dari Cina yang mempu memproduksi baterai jenis baru dengan kemampuan yang luar biasa..

Kemampuan Baterai Mobil Listrik Semakin Meningkat

Kemampuan baterai mobil listrik diukur dengan seberapa jauh jarak yang dapat ditempuh oleh mobil listrik dalam 1 kali pengisian baterai dan berapa lama masa pakai baterai. Beberapa tahun lalu kemampuan baterai mobil listrik masih dibawah 100Km untuk sekali pengisian baterai, Mobil listrik saat ini rata-rata bisa mencapai 300-500km untuk sekali pengisian baterai bahkan mobil Tesla model S terbaru bisa mencapai 1000 Km.
Untuk garansi baterai Lithium-ion biasanya adalah 8 tahun. Saat ini perusahaan baterai terkenal di Cina CATL, yang bekerja sama dengan produsen mobil Tesla sudah siap untuk memproduksi baterai yang mampu menempuh jarak 2 juta kilometer dengan masa pakai 16 Tahun.

Biaya Operasional dan Perawatan Mobil Listrik Lebih Murah

Karena sama sekali tidak menggunakan bensin, otomatis biaya operasional mobil listrik jauh lebih murah jika dibandingkan dengan mobil bensin.
Untuk bisa menjalankan mobil listrik kita hanya perlu melakukan isi ulang baterai seperti yang kita lakukan pada ponsel. Untuk mengisi ulang baterai mobil listrik bisa dilakukan di rumah ataupun stasiun pengisian baterai umum. Biaya operasional mobil listrik hanya sekitar 25% jika dibandingkan dengan biaya operasional mobil bensin, artinya bisa hemat 75%.
Biaya perawatan mobil listrik juga jauh lebih murah jika bandingkan dengan mobil bensin karena mobil listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal tetapi menggunalan motor listrik bertenaga baterai untuk menggerakkan kendaraan. Karena mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal, jadi tidak harus ganti oli setiap bulan.
Mobil bensin memiliki lebih dari 20.000 part bergerak yang mendukung agar mesin mobil bisa bekerja, part-part tersebut akan aus dan harus diganti dalam kurun waktu tertentu, hal ini juga membuat perawatan mobil bensin lebih mahal, karena penggantian spare part biasanya memakan biaya yang cukup mahal. Sedangkan mobil listrik hanya memiliki sekitar 20 part yang bergerak untuk membantu agar motor listrik bisa menggerakkan kendaraan, otomatis biaya penggantian part dan perawatan mobil lebih murah.

Mobil Listrik Ramah Lingkungan

Karena mobil listrik tidak menggunakan bahan bakar bensin, otomatis tidak menghasilkan emisi gas buang atau Co2. Hal ini menurunkan jejak karbon mobil listrik.
Memang untuk memproduksi dan menjalankan mobil listrik memerlukan pengisian baterai yang masih menggunakan listrik yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, tetapi secara keseluruhan mobil listrik lebih ramah lingkungan.

Mobil listrik Memiliki Performa Yang Luar Biasa

Orang yang pernah mengemudikan mobil listrik pasti dapat menyimpulkan bahwa performa mobil listrik sangat luar biasa. Karena tidak menggunakan mesin pembakaran internal, Mobil listrik memiliki torsi yang instan.
Mobil listrik terbaru Tesla Model S dapat melaju dari 0-100km hanya dalam waktu kurang dari 3 detik. Selain itu mobil listrik sangat senyap dan hampir tanpa suara saat di kendarai jadi tidak menimbulkan polusi suara.

Selain itu Mobil listrik juga bamyak mendapat insentif dari pemerintah, dari mulai pembebasan pajak barang mewah sampai biaya balik nama yang lebih murah jika dibandingkan dengan mobil bensin. Mobil listrik juga bisa melaju bebas di Jakarta karena bebas ganjil-genap.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *